PalangkaRaya (Antaranews Kalteng) - Ketua Pemilihan Umum Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Eko Riadi menegaskan 12 partai politik lama lolos verifikasi faktual setelah ANTARA News kalteng kabar daerah
DISKOTIKPAL 12 PALANGKA RAYA SERING TERDENGAR SUARA MISTERIUS Kalimantan 8,553 views Apr 7, 2021 165 Dislike Share Save Cenri Can 3.72K subscribers GEDUNG DISKOTIK ANGKER ini sudah lebih dari 20
PAL 12 Cafe isabella is one of the popular Local Business located in ,Palangkaraya listed under Local business in Palangkaraya , Di Kota Palangka Raya 0.06 Miles Away; Jln.Piranha Palangka Raya 0.07 Miles Away; Jl.Lumba-Lumba Palangkaraya 0.08 Miles Away; Jalan lumba-lumba II
beritaterbaru; prometro; prohukrim; prostyle; prosport
Palangka Raya Kota Harati menyambut Wacana Pemindahan Ibu Kota, Tanggal 18 September 2018 di Jakarta Foto : (Ferry/Bid.I/2018) "Palangka Raya Kota Harati menyambut Wacana Pemindahan Ibu Kota Seminar Nasional Optimalisasi Penataan Ruang Kota Palangka Raya.
KALAMANTHANA Palangka Raya - Seorang residivis kambuhan yang juga residivis kasus penganiayaan bernama Tengok, kembali berulah di Lokalisasi Pal 12
PALANGKARAYA- Penah tenar di kalangan hidung belang di Palangka Raya, bahkan Se Kalimantan Tengah, akhirnya lokalisasi Bukit Sungkai atau yang sering disebut Pal 12, di Jalan Tjilik Riwut
SalamTangguh, Kegiatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 BPBD Kota Palangka Raya dalam Tim Pengawasan Protokol Kesehatan dan Penindakan Berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Prokes Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Pada Malam Hari Ini : Jum'at, 5 Agustus 2022 Pukul : 16.00 WIB s.d Selesai Regu
PALANGKARAYA, Sering memalak di Pal 12, preman resedivis dibekuk. Usai menerima laporan mengenai tindakan premanisme tersebut, Senin, Juli 18 2022
PalangkaRaya (Dayak News) - Seorang Ladies Karoake yang bekerja di Lokalisasi Bukit Sungkai Pal 12 nyaris. Lewati ke konten. Selasa 24 Mei 2022 17:29 WIB; Pencarian. PEDOMAN MEDIA SIBER; REDAKSI; Facebook; Homepage » Headline » LADIES PAL 12 NYARIS TEWAS DISODOK ORANG TIDAK DIKENAL.
MEDIACENTER, Palangka Raya - Setiap akhir pekan obyek wisata Pesona Alam Lestari (PAL) selalu ramai dipadati pengunjung, kawasan wisata ini terletak di Jl. Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkirai, kota Palangka Raya. Pengunjung PAL ini kebanyak dari warga Kota Palangka Raya yang ingin menghabiskan waktu berakhir pekan bersama keluarga, ungkap
- Ditsamapta - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali melakukan patroli malam dan berhasil mengamankan pemilik tempat hiburan malam (THM) Karaoke tanpa izin, di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Kota Palangka Raya, Rabu (22/07/2020) malam. Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kalteng Kombes Pol Susilo Wardono, S.I.K., M.H melalui Kepala
KBRN Palangka Raya : Belakangan, aksi premanisme meresahkan warga di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terutama dugaan pemalakan di warung-warung serta kafe. Bahkan salah seorang pemilik warung, mengenal salah satu preman karena setelah melakukan aksinya, oknum
WaliKota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin menginstruksikan jajaran dinas di lingkup kerjanya memetakan secara detail dan mendalam terhadap potensi ANTARA News kalteng kabar daerah
WEmGou. - Advertisement - - Advertisement - PALANGKA RAYA – Walaupun ada yang menilai penutupan lokalisasi Bukit Sungkai Km 12 Palangka Raya hanya sebatas serimoni, namun Pemerintah Kota Palangka Raya tetap berkomitmen jalankan program terkait penutupan tersebut. Pentupan tersebut merupakan komitmen Pemko menjalankan program pemerintah pusat, yaitu Indonesia bebas prostitusi. Sehingga dilakukan upaya membebaskan Palangka Raya dari lokalisasi. Ditandai dengan Deklarasi Penutupan Lokalisasi dan Gerakan Palangka Raya Bebas Prostitusi Gerpasti, pada Jumat 29/11 lalu. Kendati dilakukan pentupan Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin berjanji untuk tetap membina penghuni eks Kota Palangka Raya tidak lepas tangan. Pemerintah secara berjenjang siap untuk berkoordinasi dalam melakukan pembinaan terhadap penghuni eks Bukit Sungkai,â€Âkatanya. Sampai saat ini, Pemerintah Kota masih menjalankan programnya dan tetap mengawasi kegiatan perekonomian dan sosial yang ada di tempat tersebut. “Kita jadikan Bumi Tambun Bungai menjadi wilayah yang bermartabat dengan membangun ekonomi dengan tuntunan agama dan perundang-undangan,” kata Fairid Naparin, Sabtu 28/12/2019. Terkait kemungkinan adanya kendala, seperti adanya anggapan masyarakat terkait masih aktifnya lokalisasi bukit sungkai tersebut, ia tetap menatap kedepan untuk membenahi dan terus menegakkan peraturan yang berlaku. ard - Advertisement -
Palangka Raya - Umi Mastikah, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palangka Raya, telah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Sriosako. Kabar ini mengejutkan banyak pihak mengingat Umi Mastikah dan Sriosako sebelumnya dikenal sebagai pasangan yang harmonis. Panitera Pengadilan Agama Palangka Raya, Hamidi, membenarkan adanya gugatan cerai ini. Menurutnya, perkara tersebut didaftarkan pada 30 Mei 2023 dengan nomor 195/Pdt-G/2023?PA Plk, dan sidang pertama rencananya akan digelar pada Kamis, 15 Juni 2023. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Palangka Raya Minim Sumber Air, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Palangka Raya Kisah di Balik Air Terjun Janda Beranak Tiga di Kalsel, Rasakan Sensasinya "Karena sidang cerai, persidangan akan digelar secara tertutup, dan mohon maaf untuk informasi lainnya tidak dapat kami buka karena sifatnya rahasia," ujar Hamidi pada Senin 5/6/2023. Kuasa Hukum Umi Mastikah, Wikarya F Dirun, menolak memberikan komentar lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa masalah tersebut merupakan persoalan pribadi, sehingga mereka tidak dapat memberikan keterangan. Umi Mastikah dikenal sebagai seorang yang komitmen dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Palangka Raya. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kabar mengenai ketidakharmonisan rumah tangganya mulai beredar. Pengajuan gugatan cerai oleh Umi Mastikah di Pengadilan Agama Palangka Raya menunjukkan bahwa masalah tersebut telah mencapai titik yang tidak dapat lagi diatasi. Meskipun alasan di balik gugatan cerai ini belum diungkapkan secara resmi.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin resmi mendeklarasikan penutupan lokalisasi Bukit Sungkai, Jumat 29/11/2019. PALANGKA RAYA – Setelah beberapa kali mengalami penundaan, akhirnya lokalisasi Bukit Sungkai Palangka Raya atau biasa dikenal dengan sebutan Pal 12, resmi ditutup. Penutupan lokalisasi itu disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Jumat 29/11/2019 lalu. "Rencana penutupan lokalisasi prostitusi di Kota Palangka Raya ini sebenarnya sudah dimulai setahun yang lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, baru saat ini dapat dilakukan," kata Fairid yang sekaligus juga mendeklarasikan Gerakan Palangka Raya Bebas Prostitusi Gerpasti. Acara tersebut, selain dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, MUI Kota Palangka Raya, tokoh masyarakat serta para mantan pekerja seks komersial PSK dan penyedia tempat hiburan di kawasan lokalisasi Bukit Sungkai. "Hal ini dilakukan sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap keputusan pusat bahwa Indonesia Bebas lokalisasi prostitusi pada tahun 2019," imbuh Fairid. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah menjelaskan, di komplek Bukit Sungkai tersebut pada awal 2018 tercatat sebanyak 137 PSK sebelum dilakukan verifikasi. Kemudian saat dilaksanakan verifikasi pada 14/8/2019 jumlah PSK menyusut jadi 84 orang. Selanjutnya mereka menyatakan bersedia pulang ke daerah atau provinsi masing-masing atas keinginan sendiri dan mencari kerja tanpa melakukan praktik prostitusi kembali. Keseluruhan PSK tersebut antara lain, berasal dari Jawa Timur 29 orang, Kalimantan Tengah 26 orang, Jawa Barat 13 orang, Jawa Tengah tujuh orang, Yogyakarta dua orang, Kalimantan Timur dua orang, Kalimantan Selatan dua orang. Kemudian Provinsi Jambi, Lampung, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan yang masing-masing satu orang. "Sebagai upaya pemulihan atau rehabilitasi sosial dan mencegah kegiatan serupa kami juga telah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan pelatihan berbagai keterampilan sesuai minat warga di bekas lokalisasi Bukit Sungkai. Untuk 84 orang dan sejumlah pihak yang terlibat juga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan tak akan mengulangi praktik prostitusi lagi," katanya. Penutupan praktik prostisusi tersebut berjalan tertib dan aman tanpa ada protes dari para PSK yang datang ataupun pelaku usaha yang berada di Bukit Sungkai. Ia juga berharap penutupan praktik lokalisasi itu secepatnya harus terlaksana. Masyarakat yang pernah bersangkutan dengan praktik prostitusi pun tak mengulangi perbuatannya kembali. ard/nto
Ilustrasi PALANGKA RAYA – Aksi pencurian lampu bertenaga surya oleh orang tak bertanggung jawab terjadi di Kompleks Tempat Pemakaman Umum TPU Km. 12, Kota Palangka Raya, Selasa 27/01 pagi. Dari keterangan yang dihimpun kepolisian, hilangnya sejumlah lampu penerangan yang berada di kawasan makam ini, awal mulanya diketahui oleh pihak dari vendor yang mengecek lampu jalan yang telah terpasang. Melihat ada beberapa tiang lampu jalan yang tidak menyala, vendor akhirnya mengecek dan mendapati tiga panel surya, tiga unit baterai penerangan jalan umum, dan tiga unit lampu penerangan jalan umum telah hilang. Akibat kejadian tersebut pelapor atau korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersbut ke Polresta Palangka Raya untuk proses lebih lanjut. Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny M. Nababan, melalui Kanit Jatanras Ipda Helmi membenarkan peristiwa tersebut. “Laporan sudah diterima saat ini masih melakukan tahap penyelidikan,” katanya. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp 15 juta. Polisi saat ini akan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut.rdo/cen
pal 12 palangka raya